Syarat Kambing Aqiqah

By | January 26, 2020

Untuk menjalankan ibadah aqiqah, kambing yang disembelih harus sesuai dengan syarat kambing aqiqah. Jika tidak memenuhi syarat, maka kambing yang dijadikan hewan aqiqah tidak sah. Sehingga sangat penting untuk mengetahuinya agar dapat menjalankan ibadah aqiqah dengan benar.

syarat kambing aqiqah

Syarat Kambing Aqiqah Sesuai Sunnah

Kriteria kambing aqiqah sudah disepakati oleh jumhur ulama’ baik NU maupun Muhammadiyah. Secara garis besar, kriteria kambing yang dijadikan hewan aqiqah tidak jauh berbeda dengan hewan qurban. Namun, untuk memperjelasnya, akan dijabarkan secara rinci di bawah ini.

Syarat Umur Kambing Aqiqah

Tidak sembarang kambing dapat dijadikan sebagai kambing aqiqah. Ada batasan usia minimal yang harus dijadikan sebagai patokan. Berapa umur hewan aqiqah yang sesuai dengan sunnah?

Jika aqiqah menggunakan hewan domba, maka usia minimal yang harus dipenuhi adalah 6 bulan. Namun, berbeda dengan kambing yang seringkali dijadikan sebagai hewan aqiqah, yaitu minimal berumur 1 tahun.

Akan tetapi, jika pihak keluarga menginginkan sapi sebagai hewan aqiqah, maka umur minimalnya adalah 2 tahun. Dan boleh juga menggunakan unta dengan usia minimal 5 tahun.

Ada perbedaan mengenai jenis hewan yang dijadikan sebagai hewan aqiqah. Ada ulama’ yang berpendapat boleh menggunakan sapi atau unta. Namun, ada juga yang berpendapat tidak boleh. Masing-masing ulama memiliki pendasaran sendiri mengenai hal ini.

Namun, Nabi Muhammad sendiri memberikan contoh hewan aqiqah seperti domba, biri-biri, kibsy, atau gibas.

Jumlah Kambing Aqiqah

Lalu, bagaimana dengan jumlahnya? Berdasarkan hadist nabi, jumlah kambing aqiqah untuk anak perempuan adalah 1 ekor. Sedangkan untuk anak laki-laki adalah 2 ekor. Akan tetapi jika tidak mampu membeli 2 ekor, diperbolehkan 1 ekor saja.

Kambing Aqiqah Jantan atau Betina?

Pertanyaan ini mungkin sering muncul di kalangan masyarakat saat hendak melaksanakan aqiqah. Dan jawabannya adalah boleh jantan atau betina. Pendapat ini berdasarkan hadist Nabi Muhammad SAW dari Ummu Kurz,

“… tidak mudharat bagi kambu apakah kambing laki-laki atau perempuan”

Fisik Hewan Aqiqah

Selanjutnya, jika ditinjau secara fisik, bagaimana syarat kambing aqiqah dalam Islam?

  1. Hewan aqiqah harus dalam keadaan hidup
  2. Tidak memiliki cacat fisik
  3. Tidak terkena penyakit tertentu
  4. Dalam kondisi yang sehat atau tidak lesu

Perbedaan Syarat Kambing Aqiqah dengan Kambing Qurban

Selain jenis kelamin, yang sering menjadi pertanyaan adalah apakah berbeda syarat kambing aqiqah dengan kambing qurban? Jawabannya adalah ya.

Secara garis besar, hewan aqiqah dan qurban memiliki kesamaan dalam hal usia minimal dan syarat fisik. Namun, yang membedakannya adalah jumlahnya. Jika aqiqah memiliki ketentuan jumlah minimal untuk anak laki-laki dan perempuan, berqurban tidak demikian.

Berqurban tidak terpatok pada jenis kelamin orang yang memiliki hajat. Akan tetapi disesuaikan dengan kemampuan. Jika mampunya satu, maka sah-sah saja. Jika mampu lebih dari itu, juga tidak jadi masalah. Artinya, jumlah hewan untuk berqurban bisa berapa saja.

Sedangkan untuk aqiqah, jumlah hewannya disesuaikan dengan jenis kelamin yang memiliki hajat. Jika perempuan maka cukup satu. Namun jika laki-laki maka dua. Akan tetapi dalam kondisi khusus, anak laki-laki pun boleh menggunakan satu hewan aqiqah.

Perbedaan lain yang paling mendasar antara keduanya adalah dari segi tujuannya. Aqiqah bertujuan untuk meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas rejeki yang telah diberikan berupa anak. Sedangkan berqurban bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Demikianlah syarat kambing aqiqah yang dapat dijelaskan pada kesempatan kali ini. Semoga dengan informasi ini, kita dapat memilih kambing aqiqah yang sesuai dengan sunnah agar ibadah kita menjadi sah. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *