Do’a Aqiqah

By | January 23, 2020

Do’a aqiqah adalah do’a yang dipanjatkan ketika melaksanakan aqiqah. Hendaknya, sebelum melaksanakan kegiatan apa pun di awali dengan membaca do’a. agar mendapatkan keberkahan dan amal perbuatan kita diterima oleh Allah SWT.

 

Do'a Aqiqah

Do’a Aqiqah Sesuai Sunnah

Setidaknya, ada 4 do’a yang dipanjatkan ketika melaksanakan aqiqah, yaitu do’a memotong hewan aqiqah, do’a mencukur rambut bayi, do’a ketika meniup ubun-ubun bayi, dan ditutup dengan do’a walimah aqiqah.

Do’a Menyembelih Kambing Aqiqah

Dalam serangkaian acara aqiqah, yang dilakukan pertama kali adalah menyembelih kambing aqiqah. Banyaknya kambing yang harus disembelih adalah dua untuk bayi laki-laki dan satu untuk bayi perempuan.

Do'a menyembelih kambing aqiqahAqiqah

Sebelum memotong kambing, hendaknya membacakan do’a memotong kambing aqiqah.

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ اَللّٰهُمَّ مِنْكَ وَلَكَ اَللّٰهُمَّ تَقَبَّلْ مِنِّي هَذِهِ عَقِيْقَةُ

Bismillâhi walLâhu Akbar. Allahumma minka wa laka. Allahumma taqabbal minni. Hadzihi ‘aqiqatu…(nama bayi)

Artinya:

“Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, dari dan untukMu. Ya Allah, terimalah dari kami. Inilah aqiqahnya … (nama bayi)”

Do’a Ketika Mencukur Rambut Bayi

Setelah dilaksanakan pemotongan hewan aqiqah, selanjutnya adalah mencukur rambut bayi dan membacakannya do’a.

Do'a Amencukur rambut bayi

Do’a Amencukur rambut bayi

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ أَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ أَللّٰهُمَّ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَنُوْرُالشَّمْسِ وَالْقَمَرِ، اَللّٰهُمَّ سِرُّ اللهِ نُوْرُ النُّبُوَّةِ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهِ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Bismillâhirrahmânirrahîm. Alhamdulillâhirabbil ‘âlamîn. Allâhumma nûrus samâwâti wa nûrusy syamsyi wal qamari, Allâhumma sirruLlâhi nûrun nubuwwati RasuluLlâhi ShallaLlâhu ‘alaihi wasallam walhamduliLlâhi Rabbil ‘âlamin.

Artinya:

“Dengan menyebut asma Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, Ya Allah, cahaya langit, matahari dan rembulan. Ya Allah, rahasia Allah, cahaya kenabian, Rasululullah SAW, dan segala puji Bagi Allah, Tuhan semesta alam.” 

Do’a Ketika Meniup Ubun-Ubun Bayi

Seusai mencukur rambut, ubun-ubun bayi ditiup seraya membacakannya do’a.

اَللّٰهُمَّ إِنِّي أُعِيْذُهَا بِكَ وَذُرِّ يَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

Allâhumma innî u’îdzuhâ bika wa dzurriyyatahâ minasy syaithânir rajîm

Artinya:

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan untuk dia dan keluarganya dari setan yang terkutuk.”

Do’a Walimah Aqiqah

Serangkaian acara aqiqah telah usai. Do’a terakhir yang dipanjatkan dalam acara aqiqah adalah do’a walimatul aqiqah.

اَللّٰهُمَّ احْفَظْهُ مِنْ شَرِّالْجِنِّ وَالْإِنْسِ وَأُمِّ الصِّبْيَانِ وَمِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ وَالْعِصْيَانِ وَاحْرِسْهُ بِحَضَانَتِكَ وَكَفَالَتِكَ الْمَحْمُوْدَةِ وَبِدَوَامِ عِنَايَتِكَ وَرِعَايَتِكَ أَلنَّافِذَةِ نُقَدِّمُ بِهَاعَلَى الْقِيَامِ بِمَا كَلَّفْتَنَا مِنْ حُقُوْقِ رُبُوْبِيَّتِكَ الْكَرِيْمَةِ نَدَبْتَنَا إِلَيْهِ فِيْمَا بَيْنَنَا وَبَيْنَ خَلْقِكَ مِنْ مَكَارِمِ الْأَخْلَاقِ وَأَطْيَبُ مَا فَضَّلْتَنَا مِنَ الْأَرْزَاقِ اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا وَ إِيَّاهُمْ مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ وَأَهْلِ الْخَيْرِ وَأَهْلِ الْقُرْآنِ وَلَاتَجْعَلْنَا وَ إِيَّاهُمْ مِنْ أَهْلِ الشَّرِ وَالضَّيْرِ وَالظُّلْمِ وَالطُّغْيَانِ

“Allâhummahfadzhu min syarril jinni wal insi wa ummish shibyâni wa min jamî’is sayyiâti wal ‘ishyâni wahrishu bihadlânatika wa kafâlatika al-mahmûdati wa bidawâmi ‘inâyatika wa ri’âyatika an-nafîdzati nuqaddimu bihâ ‘alal qiyâmi bimâ kalaftanâ min huqûqi rububiyyâtika al-karîmati nadabtanâ ilaihi fîmâ bainanâ wa baina khalqika min makârimil akhlâqi wa athyabu mâ fadldlaltanâ minal arzâqi. Allâhummaj’alnâ wa iyyâhum min ahlil ‘ilmi wa ahlil khairi wa ahlil qur`âni wa lâ taj’alnâ wa iyyâhum min ahlisy syarri wadl dloiri wadz dzolami wath thughyâni.”

Artinya:

 “Ya Allah, jagalah dia (bayi) dari kejelekan jin, manusia ummi shibyan, serta segala kejelekan dan maksiat. Jagalah dia dengan penjagaan dan tanggungan-Mu yang terpuji, dengan perawatan dan perlindunganmu yang lestari. Dengan hal tersebut aku mampu melaksanakan apa yang Kau bebankan padaku, dari hak-hak ketuhanan yang mulia. Hiasi dia dengan apa yang ada diantara kami dan makhluk-Mu, yakni akhlak mulia dan anugerah yang paling indah. Ya Allah, jadikan kami dan mereka sebagai ahli ilmu, ahli kebaikan, dan ahli Al-Qur’an. Jangan kau jadikan kami dan mereka sebagai ahli kejelekan, keburukan, aniaya, dan tercela.”

Itulah serangkaian do’a aqiqah yang semoga dapat bermanfaat untuk kita semua. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *